Investment Opportunity Set

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LABA       

Oleh : Ni Wayan Sri Ekanawati

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba adalah mekanisme corporate governance (yaitu komite audit, komisaris independen, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial) dan Investment Opportunity Set (IOS). Kualitas laba diproksikan dengan discretionary accrual dengan menggunakan tiga model yaitu modified ones model, Jones model dan De Angelo model. Pengujian dilakukan pada 20 perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang menghasilkan keuntungan (laba) dan melaksanakan corporate governance selama tahun 2006-2010. Pengujian penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi berganda.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, model 1 (Modified Jones Model) dan 2 (Jones Model) tanpa variabel kontrol membuktikan bahwa dewan komisaris, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, IOS, KAP, SIZE, dan leverage secara bersama-sama berpengaruh terhadap kualitas laba. Sedangkan model 3 (De Angelo Model) menunjukkan  bahwa semua variabel independen (mekanisme corporate governance dan IOS) tidak berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen (kualitas laba).  Model 1, 2, dan 3 (dengan adanya variabel kontrol) membuktikan bahwa variabel independen (mekanisme corporate governance dan IOS) secara bersama-sama berpengaruh terhadap kualitas laba. Kedua, penelitian ini memberikan bukti bahwa dalam model 1 (Modified Jones Model) dan model 2 (Jones Model) tanpa adanya variabel kontrol, hanya variabel kepemilikan manajerial yang berpengaruh positif terhadap kualitas laba sedangkan variabel lainnya tidak berpengaruh. Ketiga, penelitian ini membuktikan bahwa dalam model 3 (De Angelo Model) tanpa variabel kontrol, semua variabel independen tidak berpengaruh berasumsi bahwa tidak adanya manajemen laba. Setelah ditambahkan variabel kontrol model 3 membuktikan bahwa hanya variabel komisaris independen yang berpengaruh terhadap kualitas laba walaupun arahnya negatif. Artinya dengan ditambahkan variabel kontrol, peranan komisaris independen belum mampu meningkatkan kualitas laba.    Implikasi penelitian ini berhasil memberi bukti bahwa dalam teori keagenan, untuk mengatasi masalah ketidakselarasan kepentingan salah satunya adalah melalui pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance). Salah satu good corporate governance yang berhasil dibuktikan dalam  penelitian ini adalah peranan komisaris independen dan kepemilikan manajerial.

Kata Kunci : Teori Keagenan, Kualitas Laba, Mekanisme corporate governance, Investment Opportunity Set (IOS)
May 13, 2013

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laba

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LABA        Oleh : Ni Wayan Sri Ekanawati Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba adalah […]