DOSEN PEMBIMBING
Pengelola mempunyai kewenangan untuk menentukan dosen pembimbing. Namun dalam proses penentuan dosen pembimbing, pengelola memperhatikan:
Usulan dosen pembimbing dari mahasiswa.
Konsentrasi keilmuan dosen pembimbing
Jumlah dosen pembimbing untuk setiap mahasiswa sebanyak dua dosen.

UJIAN TESIS
Pengujian tesis dilakukan dalam dua jenis, yaitu:
Ujian kelayakan usulan penelitian tesis (Ujian proposal).
Ujian akhir penulisan tesis

TIM PENGUJI
Pelaksanaan ujian proposal dan tesis dilakukan oleh Tim Penguji dengan ketentuan sebagai berikut:
Tanggal pelaksanaan ujian harus disepakati antara mahasiswa dengan dosen pembimbing yang dibuktikan dengan adanya tanda-tangan dosen pembimbing atas persetujuan waktu ujian .
Tim Penguji terdiri dari lima dosen penguji.
Komposisi dosen penguji terdiri dari dosen pembimbing dan dosen bukan pembimbing.
Kuorum penguji tiga orang, dengan komposisi jumlah tim penguji bukan pembimbing lebih besar daripada jumlah dosen pembimbing.
Ketua Tim penguji dari unsur pembimbing, kecuali bilamana tidak ada dosen pembimbing yang hadir, dan pengelola memutuskan ujian tetap dijalankan.
Bilamana kedua pembimbing tidak dapat hadir dan tanpa ada pemberitahuan minimal 24 jam sebelumnya, maka pengelola akan mengambil keputusan demi terlaksananya proses ujian.
Bilamana penguji tidak dapat hadir wajib memberitahukan minimal 24 jam sebelumnya.

MATERI PENILAIAN
Materi Penilaian proposal/tesis, meliputi:
Subtansi materi proposal/tesis (40%)
Penguasaan proposal/tesis (40%)
Kemampuan presentasi (20%)

KESEMPATAN UJIAN
Kesempatan Ujian Proposal:
Setiap mahasiswa akan memperoleh kesempatan ujian proposal maksimal sebanyak dua kali.
Bilamana sampai ujian kesempatan yang kedua belum lulus, maka mahasiswa yang bersangkutan akan diharuskan melakukan penggantian judul proposal tesis
Tanggung jawab keuangan untuk ujian proposal kesempatan pertama menjadi beban Program Magister Akuntansi. Sedangkan untuk kesempatan ujian tesis kedua menjadi beban mahasiswa, yang besarnya sesuai dengan ketentuan beban operasional ujian.

Kesempatan Ujian Tesis:
Setiap mahasiswa akan memperoleh kesempatan ujian tesis maksimal sebanyak tiga kali
Bilamana sampai ujian kesempatan yang ketiga tidak lulus, maka mahasiswa yang bersangkutan akan diharuskan melakukan pembimbingan ulang, dengan catatan masa studinya masih belum habis.
Tanggung jawab keuangan untuk ujian tesis kesempatan pertama menjadi beban Program Magister Akuntansi. Sedangkan untuk kesempatan ujian tesis kedua dan ketiga menjadi beban mahasiswa, yang besarnya sesuai dengan ketentuan beban operasional ujian.

TEKNIS PELAKSANAAN UJIAN

Ujian Proposal/Tesis dilakukan dengan cara:
Pimpinan (Dosen Pembimbing 1) membuka acara ujian Proposal/Tesis. Apabila Dosen Pembimbing 1 tidak hadir, maka ujian dapat dipimpin oleh Dosen Pembimbing 2. Apabila kedua dosen pembimbing tidak dapat hadir, keputusan pelaksanaan ujian diserahkan kepada Pengelola Program.
Mahasiswa melakukan presentasi ujian maksimal 15 menit. Tata aturan presenstasi adalah sebagai berikut:
Materi Presentasi merupakan pokok-pokok materi proposal/tesis.
Materi presentasi harus singkat, jelas, dan mudah dipahami.
Materi presentasi harus ditulis dalam bentuk power point dengan besar tulisan minimal 20
Tanya jawab antara dosen penguji dengan mahasiswa
Perangkuman dan keputusan hasil ujian, pada saat perangkuman hasil ujian ini mahasiswa dipersilahkan keluar dari ruangan ujian
Pembacaan keputusan hasil ujian

PROSEDUR PENGAJUAN UJIAN PROPOSAL/TESIS
Setelah materi penulisan proposal/tesis telah memperoleh persetujuan untuk diujikan pada Tim Penguji Proposal/Tesis, maka mahasiswa yang bersangkutan segera mengajukan permohonan ujian proposal/tesis kepada Program Magister Sains Akuntansi, dengan prosedur sebagai berikut:
Mengisi formulir permohonan ujian proposal/tesis.
Menyerahkan formulir permohonan ujian proposal/tesis kepada bagian admisi, dengan dilampiri:
Bukti pembayaran SPP pada semester periode ujian
Enam eksemplar proposal/tesis
Untuk pengajuan ujian tesis, wajib menyerahkan rangkuman tesis dalam bentuk artikel jurnal ilmiah. Penyerahan rangkuman ini dalam bentuk disket dan print-out. Materi disket harus sama dengan materi dalam print out.
Penulisan artikel dalam file dengan nama file thesis – nama penulis. pdf (extensi pdf).
Pemrosesan kelengkapan dan persiapan ujian:
Kelengkapan administrasi oleh bagian Admisi dan Keuangan
Penentuan Tim penguji oleh Sekretaris Direktur Bidang Akademik
Distribusi proposal/tesis kepada Tim Penguji
Pelaksanaan Ujian Proposal/Tesis Tahap I
Perbaikan Materi Proposal/Tesis
Ujian ulang bilamana pada ujian Tahap I dinyatakan gagal.
Lain-lain:
Mahasiswa mengajukan usulan jadual ujian harus mendapatkan persetujuan dari dosen pembimbing.
Jadual ujian yang diusulkan minimal tujuh hari kerja (tidak termasuk hari libur) sesudah penyerahan formulir.
Mahasiswa diharapkan aktif untuk memantau jadual ujian proposal/Tesis
Mahasiswa dalam ujian proposal/tesis harus mengenakan pakaian sipil lengkap (laki-laki: jas lengkap, dan untuk putri menyesuaikan)